Rabu, 23 April 2014

AKU DICULIK...!!!!



Hari masih terlalu pagi saat suara itu membangunkanku, mataku terbuka, sosok anak laki-laki yang memangkuku, entah akan dibawa kemana aku ini  dibawa melompati sebuah pagar dimana aku tinggal bersama ibu dan majikanku, pencuri anak kecil yang cerdik, dia mampu tak membangunkan seisi rumah.
          Aku baru dua minggu berada didunia ini jadi aku masih belum bisa apa-apa, bersuarapun masih sulit… aku tak berkutik saat anak laki-laki ini terus membawaku berlari dalam dekapannya, lari menjauhi tempat ini, sesekali dia menoleh kearah belakang mungkin dia takut ada manusia lain yang melihatnya, ah padahal bukan sesamanyapun masih ada banyak yang melihatnya, semesta alam menyaksikannya.
          Aku bisa merasakan dia sangat kelelahan, dadanya berdegup lebih cepat, aku menjadi bergoyang-goyang ada yang basah menembus bululu-buluku, yah kukira itu keringat anak laki-laki ini.
          Setelah kurang lebih satu jam dalam dekapannya, aku ditturunkan dari pangkuannya, aku merasa heran, aneh, dan asing, tempat ini lebih buruk dari rumah majikanku yang kaya raya itu.
          Aku diletakan disebelah anak gadis yang masih kecil, dia masih tertidur, aku merayap mendekatinya, rupanya dia mersakan halus lembut belaianku, anak gadis ini terbangun, dia tampak kaget, tapi dia seperti bahagia.
“anak kucing, wah ini benar-benar anak kucing” wajahnya benar-benar sumringah mendapati kehadiranku, aku diambilnya, dan spontan dia menciumku.
  iya itu untukmu Nay, hadiah ulangtahunmu” untuk inikah aku dibawa kesini, ya sebagai hadiah ulangtahun anak gadis ini,,,tapi bagaimana bisa aku dijadikan hadiah, sedangkan aku saja hasil penculikannya, anak ini tak mengatakan dari mana dia mendapatkanku, ah sangat curang sekali dia.
“yang benar Kak ini untukku?? Sebagai hadiah ulang tahun, aku senang sekali, akhirnya aku mendapatkan anak kucing” Nay, ooh anak ini Nay namanya, dan anak laki-laki itu adalah Kakaknya.
“iya, itu hadiah karena kamu selama ini menjadi anak gadis yang baik”  Nay adalah anak gadis kecil yang baik, sepertinya begitu,, aku masih belum tahu tentang anak ini.
“Kak aku akan memberi nama anak kucing ini PUSSY” dengan penuh semangat Nay memberikan usulan kepada Kakaknya.
hah! Jelek sekali kau memberi namanya” ejek Kakaknya.
“ah taka pa pokonya aku suka dengan nama pussy kak” keukeuh dengan usulan nama untukku.
Sang kakakpun tak dapat berkata apa-apa lagi, dia membiarkan adiknya asyik denganku..
Disini aku diperlakukan baik sekali, aku dibuatkan susu, rupanya anak-anak ini bertanggung jawab atas penculikanku.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar