ini sebenbarnya pertanyaan untuk diriku sendiri, lama sudah aku tidak menulis, rasanya kangen banget,, sorry banyak sekali kesibukkan dan satu hal yang paling besar menghalangiku ini adalah rasa malas yang membrogol tangan untuk menulis. maaf aku zona, memaafkan diri sendiri.
semenjak aku pindah ke pulau yang indah, ya indah apapun yang Allah ciptakan indah bukan. yang menjadikan sesuatu itu jelek itulah manusia.
oke back to cerita..
ya semenjak pindah bulan agustus 2015 aku pernah menulis, hanya saja sedikit dan itu tidak terlalu membuatku bangkit untuk lebih semangat hidup, jadi aku mengganggapnya aku tidak pernah melakukan apapun.
heum,, apa yang ingin ceritakan ya?? mulai dari mana aku juga bingung.
banyak sekali yang ingin aku tulis, yang ingin curahkan, yang ingin katakan, lebih dari kata-kata yang aku tulis.
pertama dari perjalananku naik mobil menuju bandara soekarno hatta. semuanya lancar, hanya saja aku sempat kelimpungan saat berada di bandara, ya namanya juga pertamakali dan sendirian, tentunya perlu petunjuk yang jelas, dan tanya sana-sini. meskipun aku seringkali malu untuk bertanya, tapi tidak untuk kali ini. untuk membunuh rasa maluku, aku selalu bilang kepada diriku sendri "hei red, kamu tanya saja, toh mungkin kamu tidak akan bertemu lagi dengan orang itu, dan pasti orang itu akan lupa kepadamu, dan satu hal yang pasti kau juga akan melupakannya, karena kau ini sedikit pelupa" itulah hiburan untuk hati yang selalu berdebar.. :)
selama dalam pesawat aku tertidur pulas, rasa kantukku yang sudah tak tertahankan lagi membuatku tak sadarkan diri hingga satu jam lamanya. perjalanan tiga hari mengurus ini itu membuatku lelah. padahal sebelum aku terbang temna-teman mengatakan ketkautan-ketakutan selama dalam peswat, tapi aku tidak merasakan itu semua.
setibanya di bandara depati amir, aku menghirup udara pagi kota pangkalpinang, dan wajah-wajah asing. tidak akan ada yang menjemputku, aku mulai mencari taxi, mataku memilih taxi yang terparkir didepanku.
seorang bapak-bapak ramah menyaapu dan menwarkan taxinya. aku langsung mengiyakan.
aku langsung menyebutkan tujuanku. taxi melaju dalam kecepatan yang stabil, tidak lambat juga tidak cepat. supirnya memutar murotal, ah kukira ini sangat kebetylan sekali, aku merasa beruntung mendapatkan taxi ini. sesekali aku melihat keluar, tapi tak terasa limabelas menit perjalanan sudah sampai ke tempat tujuan yaitu rumah. aku disambut mamah, bapak dan adek bungsuku.
aku keluar dari dari taxi, dan tentunya membayar taxi.
kulihat jam sampai dirumah, pukul depalan pagi, aku langsung kekamar menyimpan koper dan satu tas gendong, aku duduk, dan berbincang bersama mamah dan bapak. setelah cukup setengah jam kami berbincang aku kembali ke kamar untuk istirahat. tiba-tiba tante mengetuk pintu, dia berdiri didepan pintu, ah sennag rasanya bisa bertem dengan orang-orang yang dulunya hanya bertegur sapa leat dunia maya, sekarang bertatap muka langsung di dunia nyata. menyenangkan seklai bukan???
ternyata tante mengajakku liburan, untuk sessat aku masih bengong, tapi mamahku langsung mengiyakan, dan aku tentunya aku langsung bilang iya juga, secara jiwa petualangan ini sudah mendarah daging pada dirku, tak hiraukan rasa lelah tubuh yang minta untuk istirhata.
pukul sembilan pagi aku bergegas pergi tanoa ganti baju, aku langsung bernagkat.
teluk uber... bersambung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar