Rabu, 09 Oktober 2013

FAUZAN (pandangan pertama)

pengalaman pertama gue masuk kelas, dan itu juga bukan buat ngajar melainkan buat ngawas UTS anak SMP. khususnya kelas VIID yang isinya semua murid laki-laki.
ya sekolah kami adalah sekolah SMP Terpadu,  yang menerapkan peraturan murid laki-laki dan perempuan di pisah.
balik lagi sama cerita gue ya..
gue ngawas UTS bahasa indonesia kelas VIID pada jam ke lima dan ke enam. #ampe jelas ha.. ha..

semua murid sudah masuk kelas, gue langsung duduk dan memebritahukan guru mata pelajaran bahasa indonesia sedang sakit, jadi gue yang menggantikannya.
untuk uts ini gue bagi dua, sebagian uts didalam kelas, sebagiannya lagi nunggu diluar, gue pikir begini lebih baik biar anak2 ga pada ribut dikelas.
anak-anak yang kebagian kedua semuanya keluar kelas, dan tersisalah 15 anak dan gue sendiri.
dari sinilah pandangan pertama gue sama fauzan. ga usah mikir yang aneh dulu soal fauzan.
gue kasih tau dech doi, imut, putih, kecil, (sayang kemarin ga sempet photo dia) ha,, ha,,
gue pikir ini anak berbeda dengan yang lainnya, jelas bengetlah keliatan bedanya. dia masih bawa jajanan (cuangki) dan kaki  nyeker (tanpa alas kaki).
sedangkan teman-teman yang lainnya lengkap memakai sepatu, kopeah (peci) ga makan-makan pula.
nah ini si fauzan, udahmah nyeker, makan-makan, peci kaya si kabayan.
gue bingung juga tuh liat anak, ga tega menegurnya, untunglah temen yang lainnya mengingatkan bahwa ini sudah waktunya dia mengerjakan soal. tapi dia bilang bentar lagi tanggung, sambil nyeruput cuangkinya.
aku kesel juga nih, kesel karena kasihan yang lain udah mulai mengerjakan tapi dia masih asyik sama cuangkinya.
akhirnya gue menegurnya, "fauzan, sudah dulu makannya, cepat kerjakan soalnya.." dia malah jawab "iya bu, sebentar tanggung mau dihabisin dulu" #gubrak dech berani dia sama gue ha,, ha,,
kemudian dia melsat keluar #bukan kabur karena takut sama gue, tapi dia buang sampah he,,
dia masuk lagi dan langsung menyambar kertas soal sama pulpen.
mata gue masih meperhatikan anak satu ini. liat kakinya (nyeker), liat kepalanya (tanpa peci), liat tangannya (aneh), liat mulutnya (aneh), hati gue tiba-tiba bergetar hebat,,, kenapa begitu kasihan dan gue seperti ada sesuatu. entahlah dan dada gue gue tiba-tiba terasa sesak.
terlalu aneh..
keanaehan gudie makin menjadi, tingkahnya ga bisa diem sperti teman-teman yang lainnya. berani nanya terus ke temennya, kemudia dia juga nanya ke gue,, dan yang aneh dia juga tak menghiraukan perintah gue..
gue juga tau dia nanamanya fauzan, karena teman-temannya yang menaggil, dan gue langsung geuh aja sama dia.
setelah UTS kelar, dia yang paling akhir ngumpulin, dan tibalah kelompok kedua yang masuk. semua lancar, tapi ini si fauzan bolak balik ke kelas ngambil tasnya, kemudian disimpen lagi, ampe gue sedikit kesel. takutnya menggangu konsentrasi anak-anak yang lain.
berakhirlah  ngawas uts, gue balik lagi ke tempat asal gue, ya asal gue di Tu sama perpus. saking gue penasaran gue ngambil buku yang sekirasanya menjawab keheranan gue.
bukunya berjudul pendidikan bagi anak dengan problema belajar. karya munawir yusuf, setelah disambungin tuh ciri-ciri si fauzan sama buku ini ternya anak ini autis,,,
so masalah gitu buat gue???
engga sama sekali, justrus gue bisa belajar juga nih, awalnya juga gue sempet aneh sama tingkah laku yang hiperaktif, juga mengabaikan perintah, itulah salah satu cirinya.
meskipun ini kali pertama gue kenal sama fauzan, gue menrauh harapan besar sama dia, gue yakin Allah menyimpan banyak potensi yang dimiliki fauzan yang orang lain tidak tahu. karena Allah maha adil..
dan gue harap setiap orang yang berjumpa dengan dia, jangan sampai menilainya sebelah mata..
buat fauzan sukses nak :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar