curhat, gue pikir semua orang juga suka curhat termasuk gue sendiri.
gue mau curhat nih tentang apa yang sedang gue pikirkan selama ini, tetang gue sendiri. gue ngerasa gue selalu mengelauh dengan hidup ini, terutama sama diri sendiri, ngeluh itu timbul karena kurangnya rasa syukur terhadap apa-apa yang gue miliki.
ceritanya, dua tahun yang lalu gue punya temen cewek, dia suka ikut kegiatan sama gue, tapi baru empat kali bertemu dia menghilang. nah baru seminggu ini gue terhubung kembali dengan temen gue, dan tanpa pikir panjang gue juga ngajak ketemuan sama temen ini, tentunya ingin mengetahui prihal menghilangkanya dia.
dia yang selalu gunta ganti nomor hape buat gue kehilangan jejak, tapi beruntung gue ga gonta tanti nomor. dia sendiri yang menghubungi gue.
menurut pengakuannya, dia sibuk kerja banting tulang untuk menghidupi keluarganya, kemudian dia juga keluar dari tempat kuliahnya, kemudian dia juga sakit jantung.
t juga tuh berpikir kalau hidup gue paling senga
kerja banting tulang demi keluarga, itulah alasan dia menghilang tanpa jejak, padahal menurut gue itu bukan alasan yang logis buat gue, tapi entahlah buat dia. ditempat kerjanya dia tidak pernah lama, pundah pindah kerjaan. dan itu membuatanya lelah. kemudian gue liat diri gue, gue kuliah, gue kerja, tapi itu semua untuk diri gue, yang artian beban hidup gue masih ada yang nanggung, dan ga usah repot-repot nyari duit buat bayar kuliah. gue sempet ber[ikir kalau hidup gue paling sengsara, bahakan dibandingkan mereka yang hidup dibawah jembatan,,, tapi setelah mendengar cerita teman, kadang gue jadi miris, padahal hidup gue jauh lebih beruntung dari temen gue. buat gue sekarang, gue ga nyesel dengan apa yang kesalahan yang pernah gue lakukan, karena kalau gue ga berbuat salah, gue ga tau mana yang bener. kunci utamanya sekarang sih (alhamdulillah binikmatillah).
cerita kedua dia sakit jantung. ini lebih mengejutkan gue, gue yang diberi kesehatan sama allah, kadang masih ngeluh karena cape udah beraktivitas, pengennya istirahat. ah apadahal orang yang sakit aja pengen sembuh. inilah kesalahan yang bener-bener gue lakukan. (tak tau dsi untung) tapi semoga Allah senantiasa maafin kesalahn gue yang udah berlalu.
kemudian temen gue keluar kuliah, aduh dijaman yang serba mahal ini tak semua orang dapat menikmati duduk dibangku kuliah, meskipun belajar bisa dimana saja,,, gue malah urig-uringan penegn keluar karena banyak tugas. (tak menikmati)
terakhir dia cerita tektek bengek kehidupannya, gue anggap wajar, toh semua orang juga suka curhat.
tapi yang jadi catatan buat gue adalah. jangan berlarut-larut curhat. maksudnya, kirim pesan yang mengeluh karena ketidak adilan Tuhan, ketidak adilan manusia. kadang kalau keserigan juga gue malah bukan jadi simpati tapi malah ilfil.
entahlah mungkin juga itu yang temen-temen gua alami ketika gue curhat tentang hidup gue.
so sekarang gue lebih mengerti dan lebih faham akan arti hidup dan cara bagaimana mengelola masalah gue.
buat temen gue, gue harap lo cepet sembuh, dan lo sabar. lo jagan salahkan Tuhan lo.
ALHAMDULILLAH BI NI'MATILAH :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar