Libur…libur…
Waktunya libur time to jelong-jelong . Seperti yang gue lGuekan ini. Kebetulan banget, libur sekolah berbarengan dengan libur
kuliah. Dan mobil-mobil yang menuju tempat wisata pastinya penuh dan jalanan
akan macet.
Seperti hari ini, hari senin 24 Juni 2013, hari pertama libur.
Dan gue juga bermaksud liburan ke batu
hiu, daerah kabupaten pangandaran. Seperti yang gue kira mobil penuh, bahkan
sudah tiga mobil yang lewat, semuanya
penuh. Tapi kali ini gue maksa masuk aja, karena kalau tambah sore gue bakalan
nyampe malem ke rumah.
Ya, gue naik bis jurusan Tasikmalaya – Cijulang. Benar-benar
sangat sumpek, sulit untuk ber gerak. Bahkan gue sempet kesel juga liat kursi
yang diisi si ibu-ibu berdua sm anak kecil, gue kepancing marah dalam hati,
pasalnya kenektur bis udah bilang klo penumpang penuh, jadi diharapkan si ibu
menggendong anaknya.
Masa bodo sekarang yang penting Gue masuk mobil, dan capcus
buat liburan. Eng ing eng, alamak… baru juga keluar dari terminal trus dilampu
merah gedung golkar, mobil polisi ngikutin bis yang gue tumpangin, dan
menyetopnya, suruh berhenti, Gue kontan kaget banget. Ko bisa,,,???!!! Apa
mungkin karena berlebihan bawa penumpang?? Atau ada bom?? Atau ada teroris?
Atau ada pembunuh, atau mungkin ada pengedar narkoba..???, hanya menebak-nebak
doang.
Polisi turun dari mobil patrol, kemudian seorang gadis,,, Gue
kaget lagi nih, gadis itu seorang mahasiswi kampus tetangga gue gitu. Lha ngapain
dia turun dari mobil polisi? Masih mengenakan jas almamater, itu yang membuat
gue yakin dia mahasiswi kampus tetangga gue.
Gue masih nebak-nebak dengan semua ini… ada apa..??? gue
panggil si Neneng aja dech biar gampang, dan ternyata si neneg itu lagi nyari
seseorang yang mengambil HP nya. Wah ternyata ada pencuri di dalam bis ini. Gue
berdidri dibarisan belakang, jadi gue ga liat si Neneng masuk dari pintu
belakang, tak lama seorang laki-laki berkaos warna biru turun dengan membawa
dua tas. Disususl polisi, dan mereka bercengkrama J apa-apaan bercengkrama, lagi di intogasi kali :D
Kondektur datang dari arah pintu depan, tepat samping gue, dia
membawa kabar berita dari kejadian itu. Begini katanya:
Jadi si neneg itu kehilangan HP nya di mobil yang tadi
membawanya ke terminal satu bis sama laki-laki berbaju biru, kemudian HP si
Neneng jatuh, tapi si neneg ragu siapa sebenarnya yang mengambil HP pas HP nya
jatuh itu, karena sedari tadi ditanya sama polisis juga si Neneng ragu-ragu.
Kemudian si neneg ini lapor kepolisi supaya mengejar mobil ini, karena si neneg
liat laki-laki yang satu bis tadi dengannya naik bis ini, si laki-laki ini tau
rupanya kalau si Neneng kehilangan HP, lantas dia mengeluarkan HP yang memang
milik si Neneng, dan mengatakan bahwa memang HP Neneng jatuh, dia menyimpannya,
kemudian dia mengembalikannya kembali pada si Neneng. Begitu penjelasan si
kondektur. Wallahu ‘alam apa yang sebenarnya terjadi, apakah laki-laki ini benar atau
tidak, yang jelas barang bukti ada
ditangannya, “huh padahalmah si Neneng itu juga ragu siapa yang membawanya,
ngapain juga tu anak dengan enteng ngasih Hpnya lagi, nah kena dech sekarang
dia sama polisi, ya minimal dia nginep di penjara dua malem” gerutu si
kondektur lagi.
Gue ga tau apa yang terjadi selanjutnya, gue Cuma berdoa za
moga Allah tunjukan kebenaran kepada mereka. Disini ada kejujuran dan
kebohongan, itu kemungkinan-kemungkinannya.
Pelajaran buat gue, tidak ceroboh dan hati-hati saja, bersikap
hati-hati bukan berarti memiliki sifat dan sikaf negative thingking kepada
orang lain, meskipun kepada orang yang baru dikenal sekalipun.
And the last, gue melanjutkan perjalanan yang tetap dalam
keadaan berdiri sampai terminal berikutnya, but enjoy aja lagi J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar